Iklan 2

Jumat, 05 April 2013

Video Fatwa Yusuf Qaradhawi: Bunuh Semua Pendukung Assad Termasuk Ulama?



Yusuf Qaradhawi sebelumnya memfatwa Mati Qaddafi. Sekarang memfatwa mati SEMUA PENDUKUNG ASSAD TERMASUK ULAMA SEPERTI SYEKH AL BUTHI. Qaddafi dan Assad adalah pemimpin yang anti AS dan Israel. Sementara Qatar negeri Qaradhawi tinggal ada Kedubes dan Pangkalan Militer AS dan Kedubes Israel!

Ini adalah clip video wawancara TV Al Jazeera (Qatar) dgn Syeikh Yusuf Al Qaradhawi tentang orang-orang yang membantu Rezim Assad.
Menurut Yusuf Qaradhawi, siapa pun yang berada di pihak Assad entah itu militer, sipil, ulama, orang-orang bodoh harus dibunuh. Kalau Qaradhawi memfatwa mati Assad sebagaimana dia memfatwa mati Qaddafi masih dimaklumi. Tapi dia memfatwa mati SEMUA PENDUKUNG ASSAD termasuk Sipil, ULAMA, dan orang2 Awam yang justru sebagian besar adalah Muslim Sunni seperti Syekh Al Buthi. Jadi tindakan Qaradhawi itu kekeliruan yang fatal yang harus dikoreksi. Tidak boleh dibiarkan/didiamkan karena menyangkut nyawa banyak manusia.
Entah benar atau tidak, yang jelas banyak ulama seperti Syeikh Al Buthi (84 thn) yang dituduh pemberontak berpihak pada Assad akhirnya tewas dibom di masjid bersama 49 jema'ahnya.
Syaikh Hassan Saifuddin (80 tahun) secara brutal dipenggal kepalanya di bagian utara Kota Aleppo oleh sekelompok militan yang dibekingi pihak asing dan menyeret tubuhnya di jalanan. Kepalanya ditanam di menara sebuah masjid yang biasa digunakan untuk berkhotbah. Syaikh Saifuddin juga dikenal sebagai seorang anti-milisi, dan penentang perang yang sedang berkecamuk melawan pemerintah Suriah..

http://nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,44-id,43499-lang,id-c,nasional-t,Tokoh+Muslim+dan+Kristiani+Jadi+Target+Teroris+di+Suriah-.phpx
Sementara Imam2 masjid lain ada yang mengungsi karena ada orang2 bersenjata mencarinya. Persis seperti di Indonesia dulu saat PKI membunuhi para ulama.
Yusuf Qaradhawi sebelumnya juga berfatwa halal untuk membunuh Qaddafi dan Qaddafi sekarang tewas dibunuh.
Sesungguhnya sikap para ulama seperti Syekh Al Buthi adalah ijtihad yang sesuai syariah karena bughot/pemberontakan itu haram. Ini sudah dicontohkan oleh Nabi Musa yg hijrah menyeberang laut merah, Nabi Muhammad yg hijrah ke Madinah, serta para pemuda Ashabul Kahfi yg menyingkir ke gua.
Jadi kenapa mereka difatwa mati?
Nabi Muhammad saat Futuh Mekkah saja tidak mau membunuh Abu Sofyan yang jadi musuh utamanya. Begitu pula para pengikutnya.
Jadi kalau ada ulama berfatwa untuk membunuh semua orang yg dianggap berpihak pada Assad, sesuaikah itu dgn Islam? Apa bedanya dia dgn Assad yg dia anggap kejam?

Pantaskah membunuh ulama/imam masjid yang berada di masjid?
Nabi hanya membunuh musuhnya, para prajurit di medan perang. Bukan orang2 sipil yang berada di tempat ibadah/masjid.

Bagaimana jika para pengikut ulama tsb membalas dgn membunuh Yusuf Qaradhawi dan ulama2 Ikhwanul Muslimin?

Sebelumnya Yusuf Qaradhawi berfatwa untuk membunuh Khaddafi:


Fatwa Syaikh Qardhawi: Bunuh Muammar Gaddafi !


http://www.eramuslim.com/berita/dunia-islam/fatwa-syaikh-qardhawi-bunuh-muammar-gaddafi.htm


Fatwa Yusuf Al Qaradawi: Darah Gaddafi Halal!


http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/internasional/11/02/22/165435-fatwa-yusuf-al-qaradawi-darah-gaddafi-halal-

Walhasil Khaddafi yg anti AS dan Israel tewas dan diganti dgn Boneka AS:



[caption id="" align="alignnone" width="468"]Hillary dan Abdurrahim Al Kaib Hillary Clinton dan dan PM Libya Abdurrahim Al Kaib[/caption]
Sebelumnya Yusuf Qaradhawi berfatwa tentang Zakat Profesi yang menurut jumhur Ulama seperti MUI adalah Bid'ah. Yusuf Qaradhawi juga berfatwa halal mengucapkan Selamat Natal.

Buat pengikut Ikhwanul Muslimin, ketimbang berdebat dgn saya yg telah membawa dalil yg jelas dan taqlid buta kepada Qaradhawi, kenapa tidak menasehati ulamanya jika menyimpang?

Seperti kata Yusuf Supendi, jangan seperti orang Yahudi yg tidak berani mengkoreksi ulamanya sehingga ikut2an salah.
http://www.youtube.com/watch?v=-e-J2977xB4&list=PLDI88E0-QHWlSX236cenGsunyEjObcbmA

Mengapa orang-orang alim mereka, pendeta-pendeta mereka tidak melarang mereka mengucapkan perkataan bohong dan memakan yang haram? Sesungguhnya amat buruk apa yang telah mereka kerjakan itu. “ [Al Maa-idah:63]

“Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan. “ [At Taubah:31]

Mengikuti pemimpin yang sesat akan menyeret kita ke neraka:
“Allah berfirman: “Masuklah kamu sekalian ke dalam neraka bersama umat-umat jin dan manusia yang telah terdahulu sebelum kamu. Setiap suatu umat masuk ke dalam neraka, dia mengutuk pemimpinnya yang menyesatkannya; sehingga apabila mereka masuk semuanya berkatalah orang-orang yang masuk kemudian di antara mereka kepada orang-orang yang masuk terdahulu: “Ya Tuhan kami, mereka telah menyesatkan kami, sebab itu datangkanlah kepada mereka siksaan yang berlipat ganda dari neraka.” Allah berfirman: “Masing-masing mendapat siksaan yang berlipat ganda, akan tetapi kamu tidak mengetahui.” [Al A’raaf:38]

“Pada hari ketika muka mereka dibolak-balikan dalam neraka, mereka berkata: “Alangkah baiknya, andaikata kami taat kepada Allah dan taat kepada Rasul.”

Dan mereka berkata;:”Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah mentaati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan yang benar.” [Al Ahzab:66-67]

Mengikuti pemimpin selama sesuai dengan Al Qur’an dan Hadits adalah satu kewajiban. Namun jika menyimpang dan kita mengikutinya, niscaya muka kita dibolak-balikan Allah di dalam neraka.

“Pengikut-pengikut mereka berkata (kepada pemimpin-pemimpin mereka): “Sesungguhnya kamulah yang datang kepada kami dan kanan” [Ash Shaaffaat:28]

Ayat di atas menjelaskan pemimpin yang menyesatkan ummatnya dengan berbagai dalih yang meski kelihatan masuk, namun menyimpang dari Al Qur’an dan Hadits.

“Dan Kami jadikan mereka pemimpin-pemimpin yang menyeru (manusia) ke neraka dan pada hari kiamat mereka tidak akan ditolong.” [Al Qashash:41]

Hati-hatilah pada pemimpin yang menyeru kita ke neraka. Tetaplah berpegang pada Al Qur’an dan Hadits.

Nabi Muhammad bersabda:

Yang aku takuti terhadap umatku ialah pemimpin-pemimpin yang menyesatkan. (HR. Abu Dawud)

Yang aku takuti terhadap umatku ada tiga perbuatan, yaitu kesalahan seorang ulama, hukum yang zalim, dan hawa nafsu yang diperturutkan. (HR. Asysyihaab)

Celaka atas umatku dari ulama yang buruk. (HR. Al Hakim)



Membunuh Muslim pun haram. Apalagi jika tidak di medan perang seperti di masjid. Para pengikutnya cuma taqlid pada fatwa Syekh Yusuf Qaradhawi yg sebetulnya bertentangan dgn ajaran Islam.


Jika terjadi saling membunuh antara dua orang muslim maka yang membunuh dan yang terbunuh keduanya masuk neraka. Para sahabat bertanya, “Itu untuk si pembunuh, lalu bagaimana tentang yang terbunuh?” Nabi Saw menjawab, “Yang terbunuh juga berusaha membunuh kawannya.” (HR. Bukhari)


Apalagi jika membunuh sesama Muslim dgn bantuan Yahudi dan Nasrani (AS dan Israel). Allah berfirman hanya orang munafik yg mendekati Yahudi dan Nasrani guna membunuh ummat Islam:


“Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang munafik) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata: “Kami takut akan mendapat bencana.” Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya), atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya. Maka karena itu, mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka.” [Al Maa-idah 52]


Walhasil jadi Da'i kemana2 tapi ilmunya tidak cukup ini jadi "Ulama" yang menyeru ummat ke neraka.


Hadits Hudzaifah: Nabi bersabda: “Ya”, Dai - dai yang mengajak ke pintu Neraka Jahanam. Barang siapa yang mengikutinya, maka akan dilemparkan ke dalamnya. Aku bertanya: Wahai Rasulullah, berikan ciri-ciri mereka kepadaku. Beliau bersabda: “Mereka mempunyai kulit seperti kita dan berbahasa dengan bahasa kita”. Aku bertanya: Apa yang engkau perintahkan kepadaku jika aku menemuinya? Beliau bersabda: “Berpegang teguhlah pada Jama’ah Muslimin dan imamnya”. Aku bertanya: “Bagaimana jika tidak ada jama’ah maupun imamnya?” Beliau bersabda: “Hindarilah semua firqah itu, walaupun dengan menggigit pokok pohon hingga maut menjemputmu sedangkan engkau dalam keadaan seperti itu”. (Riwayat Bukhari VI615-616, XIII/35. Muslim XII/135-238 Baghawi dalam Syarh Sunnah XV/14. Ibnu Majah no. 3979, 3981. Hakim IV/432. Abu Dawud no. 4244-4247.Baghawi XV/8-10. Ahmad V/386-387 dan hal. 403-404, 406 dan hal. 391-399)

17 komentar:

  1. Assalamu'alaikum wr wb
    Pertama : Jangan ambil berita hanya sedikit saja, ambil yang utuh. Kedua : Perangi jika kamu diperangi, itu namanya pembelaan diri.
    Ketiga : Presiden Assad & sekutunya telah membunuh banyak orang / rakyat yang tidak berdosa
    Kesimpulan : Tolong kasih tulisan yang tidak memecah belah umat. Mari sama - sama Istighfar demi kesatuan umat Rasulullah..

    BalasHapus
  2. Wa'alaikum salam wr wb,
    Harus dipahami bahwa diperangi dalam Islam itu konteksnya bukan BUGHOT/PEMBERONTAKAN.
    Tapi itu saat ummat Islam yg sudah hijrah ke Madinah, diseorang kaum Kafir Quraisy Mekkah. Negara Islam Madinah diserang Negara Kafir Mekkah.
    Tidak bisa ayat itu dipakai untuk bughot thd pemerintahan yg ada.
    Fir'aun itu memang tidak membunuh banyak orang seperti Assad?
    Fir'aun itu memang tidak kafir seperti Assad?
    Toh Allah memerintahkan Nabi Musa untuk berkata dgn lemah lembut kepada Fir'aun (Thaahaa 43-44). Bukan Bughot.
    Begitu pula saat Nabi di Mekkah, beliau dilarang bughot oleh Allah. Disuruh menahan tangan. Beliau disuruh Hijrah ke Madinah. Pemuda Ashabul Kahfi juga begitu.
    Bukan cuma Assad yg dibunuh pemberontak Wahabi. Tapi separuh dari 100 ribu korban yang bisa jadi Muslim Aswaja sebagaimana Syekh Al Buthi, Imam Masjid Aleppo, dan Imam2 masjid lainnya mengingat 85% Muslim di sana adalah Muslim.
    Yang mengadu domba dan merusak Ukhuwah Islamiyyah itu saya apa Yusuf Qaradhawi yg berfatwa untuk membunuh sesama Muslim termasuk Ulama seperti Syekh Al Buthi di masjid?

    Justru Ikhwanul Muslimin yg Bughot itu menurut ajaran Islam harus ditumpas:
    Arfajah Ibnu Syuraih Ra berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa datang kepadamu ketika keadaanmu bersatu, sedang ia ingin memecah belah persatuanmu, maka bunuhlah ia.” Riwayat Muslim.


    Yang berhak menghukum mati warga itu negara. Bukan rakyat. Tidak bisa rakyat memerangi pemerintahnya apa pun alasannya.

    Membunuh sesama Muslim tempatnya neraka:

    Jika terjadi saling membunuh antara dua orang muslim maka yang membunuh dan yang terbunuh keduanya masuk neraka. Para sahabat bertanya, “Itu untuk si pembunuh, lalu bagaimana tentang yang terbunuh?” Nabi Saw menjawab, “Yang terbunuh juga berusaha membunuh kawannya.” (HR. Bukhari)



    Baca selengkapnya di: http://media-islam.or.id/2013/04/23/hukum-bughot-pemberontakan-dalam-islam/

    BalasHapus
  3. Menurut saya tdk usah membela assad atau pemberontak, kedua2nya bikin kacau saja, kita doakan saja Allah segera memberi solusi dan mendamaikan negara suriah...

    BalasHapus
  4. lama ga baca tulisan pak Agus..:) cita rasanya 'beda' sekarang..byk yg tdk valid :d

    BalasHapus
  5. Insya Allah tetap istiqomah dalam Islam.
    Dulu saya membela Wahabi karena ilmunya masih kurang. Namun dgn bertambahnya ilmu serta melihat tulisan2 dan perbuatan mereka dari berbagai media yg mutawattir (bukan cuma dari 1 kelompok/1 sumber), maka saya pastikan bahwa membunuh Muslim dgn bantuan Yahudi dan Nasrani itu tidak benar.

    Silahkan baca:
    http://kabarislam.wordpress.com/category/aliran-sesat/wahabi/

    Fatwa Syaikh Qardhawi: Bunuh Muammar Gaddafi !
    http://www.eramuslim.com/berita/dunia-islam/fatwa-syaikh-qardhawi-bunuh-muammar-gaddafi.htm
    Fatwa Yusuf Al Qaradawi: Darah Gaddafi Halal!
    http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/internasional/11/02/22/165435-fatwa-yusuf-al-qaradawi-darah-gaddafi-halal-
    Walhasil Khaddafi yg anti AS dan Israel tewas dan diganti dgn Boneka AS:

    BalasHapus
  6. Rasanya MUI bisa dan seharusnya bisa mengirimkan utusan untuk ikut mendamaikan konflik sesama muslim di negara lain, jangan hanya meributkan soal hari kapan Idul Fitri saja. Ilmu saya masih kurang tentang Al Qur;an dan Hadist, tetapi setahu saya kaum yang makar pada pemerintahan muslim salah, tapi pemerintahan muslim yang dzalim pada rakyatnya juga salah. Kita sesama muslim yang membiarkan sesama saudara muslim saling bunuh2an juga salah.

    BalasHapus
  7. yang pasti melakukan pem-bom-an rumah Allah SWT dan membunuh orang-orang yang sedang beribadah menuntut ilmu adalah salah dan dosa besar.
    orang yg melakukannya hrs di teliti lagi pemahaman dan keimanannya.

    "Seseorang yang keluar dari rumahnya untuk menuntut ilmu niscaya Allah akan mudahkan baginya jalan menuju Syurga." (Shahih Al jami)

    BalasHapus
  8. pendapat para ulama Islam tentang kelompok Nushairiyah…sesungguhnya para ulama Islam telah menyatakan Nushairiyah adalah kelompok yang telah keluar dari agama Islam (kelompok murtad—edt), karena agama mereka tegak di atas dasar syirik, keyakinan reinkarnasi, pengingkaran terhadap kehidupan setelah mati, surga, dan neraka.
    Dipotong karena kepanjangan...

    - See more at: http://www.arrahmah.com/read/2011/07/26/14270-membongkar-kedok-rezim-nushairiyah-suriah.html#sthash.QDuGfTAG.dpuf

    BalasHapus
  9. Hari begini masih percaya berita Arrahmah?
    Silahkan baca:
    http://kabarislam.wordpress.com/2013/04/09/buat-para-penggemar-berita-arrahmah-com-dan-voa-islam-com/

    Dalam Islam itu kita harus Tabayyun (Al Hujuraat 6) agar tak menzalimi orang yg difitnah. Coba tabayyun ke Assad benar tidak dia Syirik menyembah selain Allah.
    Kalau pun tidak percaya pada Assad karena menganggap Assad itu Syi'ah kafir, jahat, dsb meski cuma dari kata orang (tanpa tabayyun), coba tabayyun kepada para Ulama Sunni Aswaja seperti Keluarga Syekh Al Buthi, Mufti Besar Suriah Ahmad Hassun, dsb kenapa mereka mendukung Assad?

    Tabayyun itu bukan hak ekslusif petinggi PKS atau Ikhwanul Muslimin saja, tapi untuk semua orang.

    Cuma Khawarij saja yang tidak mau bertanya pada ulama dan meragukan keadilan Ulama pewaris Nabi seperti Syekh Al Buthi dgn menganggap Syekh Al Buthi adalah pendukung Assad yang Syi'ah, Kafir, Syirik, dsb.

    “…Bertanyalah kepada Ahli Zikir (Ulama) jika kamu tidak mengetahui” [An Nahl 43]


    Hadis riwayat Jabir bin Abdullah ra., ia berkata:
    Seseorang datang kepada Rasulullah saw. di Ji`ranah sepulang dari perang Hunain. Pada pakaian Bilal terdapat perak. Dan Rasulullah saw. mengambilnya untuk diberikan kepada manusia. Orang yang datang itu berkata: Hai Muhammad, berlaku adillah! Beliau bersabda: Celaka engkau! Siapa lagi yang bertindak adil, bila aku tidak adil? Engkau pasti akan rugi, jika aku tidak adil. Umar bin Khathab ra. berkata: Biarkan aku membunuh orang munafik ini, wahai Rasulullah. Beliau bersabda: Aku berlindung kepada Allah dari pembicaraan orang bahwa aku membunuh sahabatku sendiri. Sesungguhnya orang ini dan teman-temannya memang membaca Alquran, tetapi tidak melampaui tenggorokan mereka. Mereka keluar dari Islam secepat anak panah melesat dari busurnya. (Shahih Muslim No.1761)

    Baca selengkapnya di: http://media-islam.or.id/2012/01/19/ciri-khawarij-tak-mengamalkan-al-quran-dan-membunuh-muslim/

    Sesungguhnya seorang yg menuduh Muslim yg masih sholat Musyrik (meski Syi'ah), dialah yg Musyrik:
    “Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas kamu adalah seseorang yang telah membaca (menghafal) al-Qur’ân, sehingga ketika telah tampak kebagusannya terhadap al-Qur’ân dan dia menjadi pembela Islam, dia terlepas dari al-Qur’ân, membuangnya di belakang punggungnya, dan menyerang tetangganya dengan pedang dan menuduhnya musyrik”. Aku (Hudzaifah) bertanya, “Wahai nabi Allâh, siapakah yang lebih pantas disebut musyrik, penuduh atau yang dituduh?”. Beliau menjawab, “Penuduhnya”. (HR. Bukhâri dalam at-Târîkh, Abu Ya’la, Ibnu Hibbân dan al-Bazzâr. Disahihkan oleh Albani dalam ash-Shahîhah, no. 3201).

    Baca selengkapnya di: http://media-islam.or.id/2012/01/19/ciri-khawarij-tak-mengamalkan-al-quran-dan-membunuh-muslim/

    BalasHapus
  10. Jangankan thd Assad yang masih sholat.
    Terhadap Fir'aun yang tidak sholat, malah MENGAKU TUHAN pun Nabi Musa tidak diperintahkan untuk Bughot oleh Allah. Padahal Fir'aun itu paling kejam karena membunuh banyak bayi yg tidak berdosa.
    Jadi sebelum beramal, apalagi jihad, harus pakai ILMU. Jika tidak malah terjerembab di neraka:

    Bughot itu haram bahkan thd Fir’aun sekalipun (Thaahaa 43-44) dan hukumannya adalah mati:

    Arfajah Ibnu Syuraih Ra berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa datang kepadamu ketika keadaanmu bersatu, sedang ia ingin memecah belah persatuanmu, maka bunuhlah ia.” Riwayat Muslim.

    Terhadap seorang rakyat yang menghina dirinya, Khalifah Umar bin Abdul Aziz berkata:
    “Aku tidak seburuk Fir’aun
    Dan Kamu tidak sebaik Musa.
    Apa firman Allah kepada Musa:
    “Pergilah kamu berdua kepada Fir’aun, sesungguhnya dia telah melampaui batas; maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut.” [Thaahaa 43-44]

    Membunuh sesama Muslim tempatnya neraka:

    Jika terjadi saling membunuh antara dua orang muslim maka yang membunuh dan yang terbunuh keduanya masuk neraka. Para sahabat bertanya, “Itu untuk si pembunuh, lalu bagaimana tentang yang terbunuh?” Nabi Saw menjawab, “Yang terbunuh juga berusaha membunuh kawannya.” (HR. Bukhari)



    Baca selengkapnya di: http://media-islam.or.id/2013/04/23/hukum-bughot-pemberontakan-dalam-islam/

    BalasHapus
  11. Muhammad Abdullah4 Mei 2013 pukul 06.30

    Hati-hati dengan pria mulut berbisa (qaradhawy) ini. Benar benar kacau fatwanya

    BalasHapus
  12. Fatwah membunuh ulama dan masyarakat sipil merupakan fatwah kriminal yang hanya keluar dari mulut ulama barbar, monster bukn manusia

    BalasHapus
  13. Pembataian terhadap kaum muslimin di Suriah oleh Rezim Bashar Al-Assa bukanlah kejadian pertama yang menunjukkan kebiadaban orang-orang syiah. Sejak awal kemunculannya syiah telah banyak melakukan kedzaliman yang luar biasa terhadap kaum muslimin. Tidak terhitung berapa yang telah mereka bunuh dengan penuh kekejian.

    BalasHapus
  14. Ngomong harus pakai data/fakta.
    Bisa tunjukkan link berita jumlah korban Assad di tahun 2010, 2009, dan 2008?
    Yang saya tahu di tahun 1982 ada 20 ribu orang tewas karena Ikhwanul Muslimin berontak/bughot di Suriah. Sbg perbandingan, pada pemberontakan G30S PKI, ada 1 juta orang yg tewas.
    Kemudian baru setelah bughot Maret 2011 korban berjatuhan lagi hingga 100 ribu orang di antaranya 42 ribu tentara Suriah, 18 ribu pemberontak, dan 40 ribu warga sipil.

    Bayangkan jika ada korban pembantaian tentara seperti di Tanjung Priok tahun 1984 ada 400 orang, Lampung, Aceh, dsb. Kemudian gerombolan Takfiri tsb menyebar fitnah untuk merekrut jutaan “Mujahidin” asing guna memerangi tentara Indonesia, kan kita semua bisa jadi korban akibat pelor2, roket2 yg beterbangan. Jadi mereka memanfaatkan pembantaian ratusan orang untuk menimbulkan fitnah besar yg bisa membunuh jutaan orang. Jadi kita harus cerdas dan hati2. Jangan mau diadu domba / namimah. Apalagi sebagian cuma fitnah/dusta

    Setelah terjadi Perang pada Maret 2011 itulah akhirnya terjadi banyak korban termasuk wanita dan anak-anak yang oleh para pemberontak digambarkan sebagai kekejaman Rezim Assad guna mengadu domba ummat Islam/Namimah:

    Pemberontak Suriah Sandera Wanita dan Anak2 sbg Tameng Hidup
    Jelas saja banyak rakyat Suriah termasuk wanita dan anak-anak yang tewas. Ini terjadi karena pemberontak Suriah memakai warga sipil sebagai tameng hidup. Dengan menyandera mereka (tidak mengizinkan warga sipil tsb mengungsi ke tempat yang aman), pemberontak Suriah menembakkan roket2 mereka ke arah tentara Suriah. Begitu tentara Suriah membalas, maka wanita dan anak2 yang disandera para pemberontak Suriah pun tewas.
    Lalu para Pemberontak Suriah menyebar foto2 dan video wanita dan anak2 yang jadi korban sebagai korban kekejaman rezim Assad ke seluruh dunia.
    Ini buktinya dari berbagai media termasuk Arrahmah yang amat mendukung para pemberontak Suriah:
    Pemberontak Suriah Pakai Sandera untuk Tameng
    Teraspos – Pemberontak Suriah menahan sedikitnya 200 warga sipil Kurdi, termasuk perempuan anak-anak dan menggunakannya sebagai tameng hidup di Suriah timur.
    http://internasional.teraspos.com/read/2013/07/24/55739/pemberontak-suriah-pakai-sandera-untuk-tameng

    SOHR : Mujahidin tangkap 200 warga etnis Kurdi di Suriah
    DAMASKUS (Arrahmah.com) – Sebuah kelompok Jihad yang berafiliasi dengan Al Qaeda dilaporkan telah menawan 200 warga etnis Kurdi setelah bentrokan dengan militan Kurdi, ujar kelompok pemantau para Rabu (31/7/2013).
    “Pejuang Jabhah an-Nushrah dan Daulah Islam Irak telah menguasai desa Tall Aren di Aleppo dan mengepung desa lain di dekatnya, Tall Hassel. Mereka menyandera sekitar 200 orang dari dua desa,” klaim Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) yang berbasis di London, seperti dilansir Al Arabiya.
    http://www.arrahmah.com/news/2013/08/01/sohr-mujahidin-tangkap-200-warga-etnis-kurdi-di-suriah.html

    http://kabarislam.wordpress.com/2013/08/04/tanggapan-video-syekh-muhammad-al-arifi-dari-riyadh-najd/

    BalasHapus
  15. semoga yg memfitnah di beri hidayah oleh allah swt,krn janji allah swt neraka jahanam bagi tukang fitnah,pengadu domba,dsb

    BalasHapus
  16. Al qotil wal maktul humaa finnar

    BalasHapus
  17. itu ada datanya lho...justru tulisan ini membuka kedok keburukan agar ummat sadar, dan tak terjebak pada kubangan fitnah...untuk menyanggah silahkan keluarkan data, tapi bukan data palsu spt yg selama ini kalian tunjukkan ya, kan sdh terbukti data2 itu palsu...misal, tentang berita bahwa militer suriah gunakan senjata kimia untuk bunuh rakyatnya, ehhh tak tahunya ternyata mujahiblis yg lakukan...tak percaya??? cari deh datanya biar agak pintar sikit

    BalasHapus